Senin, 19 November 2018

Bank Dunia: Perkembangan Teknologi Butuh Dukungan Pemerintah

 Bank Dunia (World Bank) dan pihak terkait mengkritisi peran pemerintah yang hingga saat ini belum membuat regulasi terhadap kehadiran teknologi yang telah mengubah pola aktivitas ekonomi dari konvensional menuju online.

Vice President Middle East and North Africa of World Bank Group, Ferid Belhaj, mengatakan teknologi online kini sudah menjadi urat nadi bagi kehidupan masyarakat milenial, juga turut mempengaruhi dunia industri.

"Industrialisasi bagus, tapi itu belum cukup. Sektor ekonomi dan policy baru juga mulai terbangun. Oleh karena itu, kita (Bank Dunia) butuh pembicaraan serius akan ini dengan pemerintah. Butuh ditopang regulasi dari pemerintah," ujar dia di Nusa Dua, Bali, Rabu (10/10/2018).
Kebijakan pemerintah, lanjutnya, dinilai perlu agar para pelaku bisa beradaptasi sekaligus mengurangi risiko bisnis saat beraktivitas di pasar online.

Sementara itu, Director Human Development & Economic Management Bank Dunia, Augusto Tano Kouame, mengatakan, teknologi online turut membuat aktivitas perdagangan bergerak semakin cepat. Dia menilai, partisipasi pemerintah penting untuk memonitor data yang bergulir di online market.

"Pemerintah juga harus terdigitalisasi, sebab pergerakan data harus dipantau. Kita harus kontrol penggunaan new technology.Pemerintah harus bisa lebih agiledalam menghadapi perubahan teknologi, dan harus siap," tegasnya.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar